SEMARANG - Kereta Api kelas ekonomi jurusan Semarang
tujuan Jakarta, Tawang Jaya, dipastikan bakal mengalami kenaikan tarif
tiket sebesar Rp20 ribu per 1 April 2015.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasional 4 Semarang, Suprapto,
menyatakan faktor utama kenaikan tarif tiket kereta Tawang Jawa akibat
harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang fluktuatif.
"Kereta Api Tawang Jaya dari Rp45 ribu menjadi Rp65 ribu," kata Suprapto saat dihubungi Okezone, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2015).
Menurut Suprapto, kenaikan tarif tiket Tawang Jaya naik cukup
signifikan berdasarkan Peraturan Menteri nomor 17 tahun 2015. Suprapto
menambahkan faktor lain yang memicu tarif tiket kereta naik adalah kurs
dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah. "Selain itu justifikasi
pertimbangan kenaikan tarif tiket, karena kenaikan BBM dan kenaikan
tarif dasar listrik,” ungkap Suprapto.
Menurut Suprapto, per 2 Januari 2015, Pemerintah melalui Kementerian
Perhubungan mengucurkan subsidi sebesar Rp1,52 triliun. "Jumlah tersebut
naik sekitar Rp240 miliar dari tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp1,224
triliun," terang Suprapto.
Berikut daftar perubahan harga tiket kereta api kelas ekonomi yang melintas di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang:
1. KA Tawang Jaya dari Stasiun Semarang Poncol menuju Stasiun Pasar Senen. Dari Rp45 ribu menjadi Rp 65 ribu.
2. KA Tegal Arum dari Stasiun Tegal menuju Jakarta Kota. Dari Rp25 ribu menjadi Rp50 ribu.
3. KA Kertajaya dari Surabaya Pasar Turi menuju Stasiun Pasar Senen. Dari Rp50 ribu menjadi Rp 90 ribu.
4. KA Brantas dari Stasiun Kediri menuju Stasiun Pasar Senen. Dari Rp55 ribu menjadi Rp90 ribu.
5. KA Matarmaja dari Stasiun Malang menuju Stasiun Pasar Senen. Dari Rp65 ribu menjadi Rp115 ribu.
Sumber : http://economy.okezone.com/read/2015/03/03/320/1113190/tarif-ka-ekonomi-naik-gila-gilaan-karena-inflasi-bbm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar