JAKARTA - Ekonom
Universitas Indonesia Didik J Rachbini memberikan peringatan kepada
pemerintah terkait merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang
hari ini menembus Rp 13.000. Apabila nilai tukar tupiah terus merosot,
Didik khawatir Indonesia akan masuk kembali menjadi negara miskin.
"Pemerintah
Jokowi ini harus benar-benar menjaga stabilitas rupiah, jangan
dibiarkan seperti ini. Prestasi kita bisa turun, Ini bisa keluar dari
negara G20, dan pendapatan kita rendah dan bisa kere lagi kita," ujar
Didik saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Senin (2/3/2015).
Dia
menjelaskan, akibat merosotnya nilai tukar rupiah maka akan berdampak
kepada pendapatan negara. Nantinya, pendapatan Indonesia pun bisa
merosot yang saat ini 1 triliun dollar. Apalagi kata dia, nilai ekspor
Indonesia juga terus mengalami kemerosotan. Hal itu dinilai menjadi
salah satu penyebab melempemnya rupiah.
Lalu, Didik juga
menyoroti investor asing yang gemar menyimpan hasil investasinya di luar
negeri. Padahal, para investor itu memanfaatkan sumberdaya alam dan
manusia Indonesia "Tidak hanya investasi asing, ekspor kita juga dibawa
keluar oleh eksportir itu. Enggak bisa itu para eksportir yang pakai
sumber daya alam dalam negeri, SDM dalam negeri tapi menyimpan devisanya
di luar. Harus di dalam negeri, kau kita punya devisa di luar negeri ya
pasti lah kita merosot," kata dia.
Sebelumnya, nilai tukar
rupiah masih dibayangi pelemahan di awa pekan ini, Senin (2/3/2015).
Pada awal perdagangan di pasar spot, rupiah melemah hingga menyentuh
level 13.000. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda ini
dibuka melemah ke posisi Rp 12.976 per dollar AS, dibanding penutupan
akhir pekan lalu pada 12.932. Pada pukul 08.51, rupiah bahkan menyentuh
posisi 13.000.
Namun rupiah berhasil kembali berada di bawah
level 13.000, dan hingga pukul 16.00 WIB berada di posis Rp 12.970 per
dollar AS, atau melemah 38 poin dibanding penutupan kemarin pada 12.932.
Sementara
kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank
Indonesia hari ini dipatok pada Rp 12.993 per dollar AS, melemah
dibanding akhir pekan lalu di posisi 12.863.
Sumber : bisniskeuangan.kompas.com/read/2015/03/02/163300126/Pengamat.Rupiah.Terus.Melorot.Kita.Bisa.Jadi.Negara.Kere.Lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar